Kemenparekraf  Bersama Hotel Sahid Group Sediakan Akomodasi untuk Tenaga Medis

Kemenparekraf Bersama Hotel Sahid Group Sediakan Akomodasi untuk Tenaga Medis

Semakin banyak dukungan  dari industri perhotelan dalam penanganan wabah virus Covig-19. Setelah Kemenparekraf bekerja sama dengan Accor Group, Swiss Bel Hotel, Max One dan lainnya, kini jaringan Hotel Sahid Group tengah menyiapkan hotel-hotelnya untuk menjadi akomodasi bagi para tenaga medis.

Direktur Utama Group Sahid Hariyadi Sukamdani menjelaskan, dalam kerja sama ini disiapkan 220 kamar dimana 60 kamar akan digunakan untuk 100 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pelni. Selain akomodasi, juga disiapkan makan tiga kali sehari dan fasilitas laundry.

Hariyadi memastikan pihaknya menjalankan Standard Operational Procedure (SOP) yang berkaitan dengan pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan terkait penanganan COVID-19.

“Pihak hotel melaksanakan SOP khusus dalam menjalankan tugas sehari-harinya baik di bagian yang bertemu langsung atau tidak langsung dengan seluruh tenaga medis, misalnya SOP di _housekeeping_ dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan, hingga pemberian ekstra amenities,” kata Hariyadi Sukamdani dalam peninjauan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio bersama Plt Direktur Utama RS Pelni Mohamad Kartobi.

Diantaranya penyemprotan disinfektan secara rutin terutama di pintu masuk hotel, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing di seluruh area hotel termasuk penggunaan lift, meminimalkan interaksi pelayanan secara langsung, dan langkah-langkah lainnya yang telah direkomendasikan Kementerian Kesehatan.

Seluruh tenaga medis yang menginap dan para karyawan hotel akan melewati beberapa protokol kesehatan seperti cek suhu badan dan pemakaian alat pelindung diri sebagai bentuk tahapan wajib dalam mengantisipasi penularan COVID-19.

Lebih lanjut Hariyadi mengatakan, selain di Jakarta, pihaknya juga menyiapkan hotel sebagai lokasi menginap tenaga kesehatan di Ternate dan Morotai. Ia juga sedang mempersiapkan jaringan hotel miliknya di Yogyakarta dan Cikarang.

 

“Kami mempersiapkan sesuai kebutuhan. Karena yang di Ternate dan Morotai memenuhi standar untuk siap menerima tim medis. Termasuk Cikarang yang minggu depan sudah menerima tim medis,” katanya.

Pada peninjauan di hari Jumat, 17 April 2020, Wishnutama melihat langsung kesiapan akomodasi bagi tenaga kesehatan di Grand Sahid Hotel, Jakarta.

Wishnutama menjelaskan, Kemenparekraf telah melakukan realokasi anggaran Rp 500 miliar, salah satunya untuk menyediakan akomodasi dan transportasi untuk tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan permintaan kebutuhan dari rumah sakit.

“Hingga saat ini terdapat 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta yang telah terfasilitasi. Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yakni perhotelan termasuk staf dan pekerja di dalamnya,” katanya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »