The Power of Eco Surfers Battle Ajang Mencari Bibit Peselancar  Asal Sukabumi

The Power of Eco Surfers Battle Ajang Mencari Bibit Peselancar Asal Sukabumi

Minggu pagi di Pantai Karangpapak , Pelabuhan Ratu tidak seperti biasanya, banyak masyarakat terutama anak-anak berkumpul  di antara jajajaran papan seluncur atau surf board yang ditancapkan di pasir maupun di panggung acara. Rupanya pada hari itu, 29 November 2020, tengah diadakan lomba selancar atau surfing khusus usia belia, di bawah 16 tahun.

“The Power of Eco Surfers Battle”, tajuk perlombaan selancar untuk peserta dibawah umur 16 tahun ini dikoordinir oleh Dede Suryana ( 35 ) seorang atlet selancar senior kelahiran Cimaja, Pelabuhan Ratu. Ayah dua putri ini telah banyak memenangkan kejuaraan selancar dunia yang membawa nama Indonesia ke kancah internasional.

Dengan total 83 peserta, terbagi dalam 3 kategori ,Under 16, Push Division ( under 12) dan Tag Team.  Para peserta terbagi 8 tim yang mewakili kelompk atau desa masing-masing. Yaitu tim dari Weekend Warrior, Palabuhan Ratu, Citepus, Cikakak, Cimaja, Karangpapak, Cisolok, dan Cikahuripan

Yang menarik adalah kategori push divison yang diikuti oleh atlet muda  baik pria maupun wanita yang  saat lomba didampingi dan bantu saat meluncur di atas ombak oleh pendampingnya, baik itu orang tua atau mentornya.

Selain itu ada kategori tag team dimana para peserta terbagi  dalam kelompok terdiri dari 4 orang yang bergantian berselancar layaknya lomba lari estafet.

Selain 3 kategori lomba, ada juga fun game yang diikuti keluarga atau anggota tim lainnya . Mulai dari lomba lari, loncat tinggi, lomba mewarnai dan lomba beach clean up.

Lomba Eco Surfers ini memang baru pertama diadakan, ada misi khusus yang ingin disampaikan, menurut Dede Suryana sang pengagas lomba ini menyatakan.melalui Gerakan Eco Surfers, para peserta yang merupakan remaja dan anak-anak ditanamkan sejak dini kesadaran akan kebersihan lingkungan. Dengan laut sebagai arena tempat mereka bermain, mereka akan selalu menjaga kebersihan lingkungan pesisir, baik pantai hingga lautnya.

Selain itu melalui lomba ini juga mencari-bibit unggul sebagai calom atlet binaan yang akan dibentuk menjadi atlet yang dapat diikutkan ke ajang lomba tingkat nasional maupun internasional.

“ Semoga lomba semacam ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut melestarikan lingkungan di sekitar Pelabuhan Ratu, sekaligus ikut terlibat mengangkat destinasi di Cimaja dan sekitarnya sebagai destinasi wisata selancar dan membina atlet-atlet muda selancar agar bisa menjadi atlet professional di ajang nasional maupun internasional”,ujar Dede Suryana.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »