![]()
Dalam rangka merayakan Bulan Kopi Internasional 2026, Starbucks Indonesia mengapresiasi seni, semangat, dan komunitas kopi dengan kembali menggelar Starbucks Latte art Championship (SLAC) 2026 dan menghadirkan Starbucks Experience di atas ketinggian 35.000 kaki lewat program “Barista on Board” dari Citilink.
Dirancang untuk mempererat hubungan antarindividu melalui kopi yang istimewa, perayaan tahun ini menegaskan komitmen Starbucks terhadap keahlian kopi, inovasi, dan koneksi antarmanusia—baik di darat maupun jauh di atas awan.
Merayakan Keahlian Barista & Seni Meracik Kopi Lewat Latte Art Championship
Pada tanggal 24 Oktober 2026, Starbucks menggelar Starbucks Latte art Championship (SLAC) 2026 di gerainya di World Trade Center (WTC) 5, Jakarta. Kompetisi internal tingkat nasional ini mempertemukan para barista terbaik dari seluruh penjuru negeri untuk menunjukkan presisi, ekspresi artistik, dan kecintaan mereka terhadap seni meracik kopi. Dengan menampilkan desain foam susu yang rumit dan kesempurnaan dalam setiap cangkir, kejuaraan ini menyoroti dedikasi tinggi serta keahlian para barista di balik setiap minuman Starbucks yang disajikan setiap harinya.

SLAC 2026 merayakan keahlian meracik kopi, kreativitas, serta bakat para partner melalui tiga format kompetisi: Starbucks Latte art Championship (termasuk Art Bar dan Virtual Latte art Championship) serta Latte Art Throwdown yang mengajak komunitas seni latte di luar Starbucks untuk ikut berkompetisi. “Craft atau keahlian adalah salah satu nilai mendasar yang dijunjung tinggi oleh Starbucks. Melalui platform ini, seni latte menjadi lebih dari sekadar kompetisi – ini adalah perayaan atas keahlian, sebuah perjalanan pengembangan diri, serta kesempatan untuk meningkatkan pengalaman menikmati kopi bagi para partner (sebutan untuk karyawan) dan pelanggan di seluruh Indonesia,” ungkap Anthony Mc Evoy, Managing Director, PT Sari Coffee Indonesia – pemegang lisensi resmi merek Starbucks di Indonesia.
Tahun ini juga menandai penyelenggaraan SLAC yang ke-10 di Indonesia – satu dekade perayaan kreativitas, keahlian, dan semangat para partner Starbucks melalui seni latte. Lebih dari sekadar keunggulan teknis, latte art mencerminkan komitmen Starbucks dalam menciptakan momen bermakna melalui kopi. Dengan memadukan keterampilan, kreativitas, dan hubungan antarmanusia, kompetisi ini merayakan keunggulan para partner sekaligus menginspirasi budaya untuk terus belajar dan menumbuhkan kecintaan terhadap seni ini. “Setelah melalui tahap penyisihan sebelumnya sejak bulan Juli 2026, kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 500 barista terbaik Starbucks dari seluruh Indonesia ini akhirnya menyaring 10 finalis terbaik untuk berlaga di babak grand final tanggal 24 Oktober 2026,” ungkap Fellicia Andrean, Senior Manager Coffee & Partner Engagement untuk Starbucks Indonesia. “Kami selalu berkomitmen untuk menumbuhkan potensi para barista, termasuk 10 finalis SLAC tahun ini, agar mereka dapat menuangkan craft terbaik mereka di setiap cangkir. Kompetisi ini adalah bentuk nyata apresiasi terhadap semangat dan kreativitas mereka,” tambahnya.
Kesepuluh finalis dengan bakat luar biasa ini adalah Juan Axel Phalipin (Starbucks Raden Saleh Cikini Jakarta), Handika Firmansyah (Starbucks Muara Karang Jakarta), Yehezkiel Zefanya (Starbucks Sogo Pakuwon Mall Surabaya), Abhito Tyagasa (Starbucks Reserve Mall Kelapa Gading Jakarta), Ketut Indrawan Adiguna (Starbucks DT Gatsu Mudutaki Bali), Audric Jonathan (Starbucks Flavor Bliss Alam Sutera Tangerang), Mefiboset Dion (Starbucks Adhyaksa Jakarta), Rival Frizy Adiguna (Starbucks AR Hakim Tegal), Bima Hidayah (Starbucks Reserve Delipark Medan) dan Sulthon Palagan Agung (Starbucks Epicentrum Walk Jakarta).

Setelah melalui proses panjang, Mefiboset Dion dari Starbucks Adhyaksa Jakarta dinobatkan sebagai Juara Starbucks Latte Art Championship 2026, bersama Abhito Tyagasa dari Starbucks Reserve Mall Kelapa Gading sebagai Juara 2 dan Rival Frizy Adiguna dari Starbucks AR Hakim Tegal sebagai Juara 3.
Selain menerima hadiah menarik seperti paket perjalanan, voucher MAP, hingga hadiah menarik lainnya, pemenang juga berkesempatan mewakili Indonesia di ajang Starbucks Asia-Pacific Latte Art Championship maupun kejuaraan nasional di Indonesia dan kejuaraan internasional lainnya untuk mewakili Starbucks Indonesia.
“Perjalanan panjang menuju kemenangan ini adalah buah dari latihan yang tak terhitung jumlahnya di balik bar kopi – upaya-upaya kecil yang ternyata menciptakan dampak besar. Bagi saya, latte art bukan sekadar menuangkan susu di atas espresso, melainkan seni menghadirkan momen spesial dan senyuman di setiap cangkir untuk para pelanggan Starbucks,” ujar Dion sang juara dengan bangga. “Di Starbucks, setiap cangkir adalah kanvas kami. Gelar ini saya persembahkan untuk keluarga tercinta, seluruh tim dan pelanggan yang selalu menginspirasi saya untuk terus berkarya,” tambahnya.
Membawa Starbucks Experience ke Ketinggian 35.000 Kaki
Dua hari sebelum final Starbucks Latte art Championship, Starbucks menghadirkan pengalaman baru kepada para penumpang Citilink QG686 rute Jakarta-Denpasar dengan melakukan coffee tasting di atas ketinggian 35.000 kaki melalui program “Barista on Board” dari Citilink. Regional Coffee Ambassador, Maria Triana, dengan bangga menyajikan kopi Sumatra kepada para penumpang Citilink selama penerbangan, menciptakan momen koneksi yang luar biasa dan menghadirkan pengalaman khas “tempat ketiga” (third-place) ala Starbucks ke udara.

Rayakan Bulan Kopi Internasional sekaligus menyambut Hari Penerbangan Nasional, Starbucks sajikan kopi Sumatra khusus untuk penumpang Citilink di tanggal 22 Oktober 2026.
Untuk menambah keseruan di udara, Starbucks juga mengajak para penumpang untuk menggambar atau doodling di atas media gelas kertas Starbucks nan ikonik. Para penumpang pun tidak ragu untuk menumpahkan kreativitas mereka dan menghasilkan karya-karya yang menarik dan artistik.
Sebanyak 6 penumpang dengan hasil doodle terbaik mendapatkan hadiah dari Starbucks, mulai dari tumbler stainless steel edisi khusus, pengalaman menikmati kopi yang lebih intens lewat Starbucks Sukha Yatra yang bisa dilakukan di seluruh gerai Starbucks Reserve di Indonesia, hingga mendapatkan kelas kopi khusus di Starbucks Reserve Dewata Bali yang merupakan gerai Starbucks terbesar se-Asia Tenggara.
“ Tahun ini, kami melakukan sesuatu yang berbeda dengan membawa Starbucks Experience ke udara,” ungkap Anthony. “Starbucks selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggannya, dan dengan mendukung program Barista on Board dari Citilink ini, kami ingin mendefinisikan ulang pengalaman pelanggan dengan membawa momen menikmati kopi yang ikonik ke tingkat yang lebih tinggi,” tutupnya.
