Ayo Contoh Taiwan, Industri MICE-nya Tetap Berjalan Secara Hybrid

Ayo Contoh Taiwan, Industri MICE-nya Tetap Berjalan Secara Hybrid

Komunitas industri MICE saat ini sedang mengalami tantangan yang berat. Format kegiatan konsep lama yang mengadakan perteman tatap muka dan menciptakan situasi kerumunan di satu lokasi kini tidak bisa dilaksanakan. Saatnya pelaku MICE mencari format baru kegiatan.

Kita bisa berkaca pada industri MICE di Taiwan. Dengan perkembangan di dunia teknlogi, pelaku MICE di Taiwan mencari peluang untuk tetap bisa menjalankan bisnisnya. Acara secara virtual atau Hybrid Conference / Exhibiton muncul menjadi pilihan.

Baru-baru ini sejumlah pertemuan dan konferensi di Taipei dijadwalkan ulang sebagai acara virtual. Sesuai formatnya, acara virtual memungkinkan kehadiran peserta tanpa membutuhkan suatu perjalanan dan memfasilitasi penyampaian informasi serta menjangkau audiens yang lebih luas daripada acara langsung secara tatap muka.

Untuk meningkatkan kualitas layanan industri MICE dan membantu transformasinya dalam periode pasca-pandemi, Pemerintah Kota Taipei bertanya kepada para profesional dari berbagai industri. Untuk teknologi digital, CEO & Founder of OSENSE, Joseph Wang menceritakan bahwa rencana pameran sebelumnya terganggu oleh pandemi, kemudian diubah menjadi format online.

Ia mengamati bahwa, baik online maupun offline, nilai industri MICE terletak pada komunikasi dan masa depan; pertemuan dan pameran bisnis di masa depan akan menggabungkan mode fisik dan virtual. Agar para peserta exhibition dapat berdiri terpisah dari perusahaan lain, kuncinya adalah menyediakan layanan sistem yang sempurna dan desain proses yang mulus.

Dengan demikian, peserta dan peserta exhibition akan memiliki pengalaman yang baik, sehingga meningkatkan tingkat keterlibatan dan pencocokan bisnis mereka. Pameran yang cerdas dapat mengoptimalkan strategi pameran tanpa menaikkan biaya.

Dan meskipun logistik yang terlibat dalam jenis acara ini lebih kompleks, karena mereka memerlukan dua jenis infrastruktur, fisik dan digital, mereka telah menjadi pertimbangan utama untuk asosiasi dan organisasi yang memiliki acara untuk ikut serta di masa mendatang.

Last but not least, komponen sebelumnya dari Industri MICE, Pameran, kini telah berubah menjadi pameran perdagangan virtual, seperti yang dijelaskan oleh namanya-adalah versi online dari sejenis yang memungkinkan peserta pameran dan peserta untuk berinteraksi di ruang virtual.

Masalah seperti perencanaan acara yang sulit, keterlibatan audiens yang buruk, jangkauan dan inklusivitas yang terbatas, dan mahalnya biaya acara fisik adalah alasan utama untuk beralih ke acara virtual.

Konsep yang ditawarkan oleh Perusahaan Event Management (EMC) tetap serupa dengan pameran perdagangan yang biasa dilakukan pembeli & penjual selama ini.

Pameran Online, setiap tema atau expo online dibagi lagi menjadi beberapa area dan e-Halls.

  • Halls, e-Halls memberikan gambaran umum kepada pengunjung elektronik tentang produsen dan penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
  • Stand, e-Stand menawarkan presentasi perusahaan yang terperinci dengan video terintegrasi dan ilustrasi produk.
  • Pameran online untuk audiens B2B dan B2C menawarkan market overview yang cepat, termasuk produsen dan pemasok utama dari kenyamanan kantor pengunjung.

Untuk tahun-tahun mendatang, para pemangku kepentingan Taipei sekarang menawarkan acara hybrid, gabungan antara tatap muka dan virtual dimana sejumlah orang hadir di lokasi fisik, sementara penonton lainnya menghadiri acara tersebut dari jarak jauh.

Sebagai salah satu penyelenggara acara, General Manager of Chan Chao Int’l Co., Tiger Lin menyatakan bahwa pertemuan hybrid adalah tren masa depan dan tidak diragukan lagi akan menjadi kenormalan baru setelah pandemi.

“Ada penggabungan elemen virtual dan fisik dalam pameran, dan hasilnya harus diperhatikan. Menghadapi ketidakpastian masa depan yang tinggi terkait pandemi, saya menyarankan agar kita terus fleksibel dengan belajar dan berusaha. Ini adalah respon optimal untuk situasi saat ini,“ ujar Tiger Lin.

Di masa depan, akan semakin banyak organisasi, asosiasi, LSM internasional, dan Pemerintah yang akan bertemu sambil menyiarkan pertemuan tersebut dari berbagai lokasi, dengan berbagai interaksi audiens, sehingga mengurangi jejak karbon dari banyak acara dengan mengurangi kebutuhan energi, makanan dan minuman, penginapan, serta perjalanan darat dan udara.

Kombinasi dari keahlian Taiwan dalam mengembangkan perangkat keras TI dan menjadi fasilitator acara MICE menawarkan perencana MICE di seluruh dunia, sebuah jembatan yang sempurna untuk pemirsa yang berbasis di Asia Utara, Timur Laut, dan Tenggara.

Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi www.expopark.taipei atau www.anticovid19tw.org

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »