Mencari Ketenangan di Korea Selatan Melalui Kegiatan Templestay

Mencari Ketenangan di Korea Selatan Melalui Kegiatan Templestay

ajax loader

Jika wisatawan Indonesia memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Korea dan ingin mencoba pengalaman baru, maka wisatawan Indonesia dapat mencoba program templestay.  Templestay adalah istilah dari yang terdiri dari dua kata, yaitu temple artinya ‘kuil’ dan stay artinya ‘tinggal’. Secara keseluruhan templestay adalah program pariwisata budaya untuk mengenalkan aktivitas yang berkaitan dengan meditasi, membuat kerajinan sederhana, menikmati makanan vegetarian di kuil – kuil Budha di Korea untuk mendapatkan perspektif baru dalam kehidupan dan menemukan diri sendiri.

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan pada saat program templestay diantaranya adalah:

  1. Berjalan Keliling Kuil dan Meditasi

Program templestay biasanya dimulai dengan berjalan di sekitar kuil dalam kelompok kecil. Selama berjalan ringan, peserta akan mempelajari informasi dasar tentang agama Budha dan nilai – nilai manfaat dari bangunan – bangunan yang dilewati. Kuil – kuil di Korea letaknya dekat dengan alam sehingga peserta juga dapat mengambil waktu sebentar untuk menatap alam di  sekitarnya.

Templestay

Setelah melakukan perjalanan, peserta juga dapat mengikuti kelas meditasi yang dipandu oleh biksu. Biksu akan memberikan arahan bagaimana bermeditasi yang baik agar peserta dapat menemukan ketenangan lebih dalam hidupnya.

  • Membuat Kerajinan Tangan Sederhana

Kuil – kuil yang mengadakan templestay biasanya jauh dari hiruk pikuk kota dan cukup jauh menjangkau sinyal komunikasi. Hal ini disebabkan agar peserta dapat jauh dari kegiatan digital dan fokus pada kegiatan sederhana. Disela – sela aktivitas berjalan kaki keliling kuil dan meditasi, salah satu program templestay biasanya juga menawarkan aktivitas yang dapat menjauhkan peserta dari kegiatan digital, salah satunya adalah membuat kerajinan tangan sederhana.

Kerajinan tangan tersebut bisa seperti membuat tasbih Budha, lampion dan sebagainya. Kegiatan sederhana ini harus dilakukan dengan fokus tanpa ada distraksi dari luar, terutama distraksi digital agar peserta dapat menemukan nilai lebih dari aktivitas yang sederhana.

Templestay 2
  • Etika Menikmati Makanan Kuil/Makanan Vegetarian

Etika menikmati makanan kuil di berbagai program akan berbeda – beda. Akan tetapi, biasanya peserta dapat menikmati makanan kuil yang secara khusus oleh biksu di kuil tersebut. Makanan yang disajikan di kuil biasanya sederhana dan memiliki rasa yang berbeda. Makanan kuil biasanya terdiri dari nasi putih dan hidangan sampingan Korea seperti Kimchi sawi, tahu putih yang dibumbui Korea, daun perilla, kimchi lobak, daun lobak, kacang kedelai hitam, rumput laut, buah – buahan dan sebagainya. Makanan ini tentunya tidak mengandung produk hewani sama sekali dan baik untuk kesehatan.

Terdapat aturan Ketika menikmati makanan kuil, yaitu peserta mengisi piring dengan makanan sebanyak yang peserta mampu habiskan dan membersihkan piringnya setelah makan. Selama menikmati makanan, peserta harus diam tanpa berbicara dengan peserta lain untuk berfokus pada nilai makanan. Menikmati makanan kuil dapat menjadi pengalaman spesial dalam hidup anda.

Templestay 3

Jika wisatawan Indonesia tertarik mengikuti program templestay ini, wisatawan Indonesia dapat mendaftar ke program templestay khusus untuk wisatawan asing berjudul 2024 Templestay Event for Foreigner. Program tersebut diadakan di beberapa kuil di seluruh penjuru Korea pada periode 01 April – 31 Juli 2024.

Hanya sekitar 1000 wisatawan asing yang dapat mengikuti program templestay ini. Program templestay ini dibuka dengan harga mulai dari 30.000 won atau sekitar 350.000-rupiah untuk dua hari satu malam. Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran, kuil – kuil yang bisa didatangi untuk program templestay dan sebagainya dapat mengunjungi www.eng.templestay.com atau www.templestay.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *