Melanie Putria Ingin Ajak Ibu-Ibu Muda Berwisata Bersama Anak-anak Mereka

Melanie Putria Ingin Ajak Ibu-Ibu Muda Berwisata Bersama Anak-anak Mereka

Melanie Putria, Putri Indonesia 2002 kini sedang sibuk sebagai ibu dan aktif lari marathon, di sela-sela aktiftasnya sebagai public figure. Ditemui di acara penghargaan untuk Energen, sarapan instan beberapa waktu yang lalu, istri dari vokalis Maliq & D’Essentials Angga Puradiredja ini, bercerita tentang kesenangannya berwisata.

Tv : Jenis wisata apa yang kamu suka?

MP : Kalau dari sulu aku suka wisata alam laut, secara pribadi aku suka pergi ke Bali, banyak pantai baru yang selalu bikin penasaran.

Tv : Setelah berkeluarga apakah ada jadwal khusus untuk wisata kelaurga?

MP : Karena saya dan suami tidak bekerja office hour, kerja di dunia entertainment memang agak sulit untuk mengatur waktu liburan tetapi paling tidak 2 bulan sekali kami usahakan berlibur bersama, misalnya aku suka ajak anakku ke Pantai Anyer atau Pulau Seribu. Aku ingin anakku juga tahu liburan nggk harus ke luar negeri, kalau di Indonesia juga banyak tempat bagus yang bisa didatengin.

Tv : Melanie kan asalnya dari Sumatera Barat, ada tempat favorit di sana?

MP : Tempat favorit aku di Sumbar banyak. Ada daerah namanya Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan.di Mandeh yag artinya Ibu, semua hal untuk manjain mata ada di sana, ada bukit ada juga pantai.

Aku bangga banget sebagai orang Minang, bukan cuma di Mandeh, banyak bukit-bukit dan danau – danau. Ada Danau Maninjau dan Danau Singkarak. Ada jalan berkelok-kelok, seperti Kelok Ampe-Ampe dan Kelok Sembilan. Banyak hal yang nggk usah dicari di luar negeri tetapi banyak yang bisa kita dapat di kampung halaman sendiri.

Tv : Apa tanggapan tentang Pariwista Indonesia?

MP : Potensi wisata nggk usah diomongin lagi, banyak data dan publikasi, namun sayang rasa keinginan orang Indonesia untuk berwisata di negaranya sendiri kurang. Aku punya memimpikan sebuah gerakan ( sadar wisata), misalnya ibu-ibu muda bersama anak-anaknya tour ke mana, yang kemudian diekspos ke sosial media.

Jadi menurut aku tempatnya udah ada tetapi publikasi kurang. Mungkin publikasinya udah banyak tetapi informasi ke ibu-ibu yang punya anak-anak kecil ini masih kurang. Itu yang menurutku lebih mempan untuk menumbuhkan rasa keinginan untuk berwisata.

Juga pembangunan sarana dan prasarana tempat wisatanya jangan sampai dilupain, Saya kepengen jualan indonesia ke mancanegara, tetapi sarana dan prasarana juga harus selevel itu (standar internasioal).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Translate »