![]()
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan situasi pariwisata di Indonesia aman. Hal tersebut disampaikan setelah memimpin pusat krisis terkait aksi teror bom di Jakarta pada Kamis
![]()
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan situasi pariwisata di Indonesia aman. Hal tersebut disampaikan setelah memimpin pusat krisis terkait aksi teror bom di Jakarta pada Kamis
![]()
Kementrian Pariwisata telah menetapkan target 2016. Target kunjungan wisnus sebanyak 260 perjalanan dan jumlah kunjungan wisman mencapai 12 Juta wisatawan. Untuk itu Menteri Pariwisata Arief
![]()
Menteri Pariwisata Arief Yahya optimis mencapai target jumlah kunjungan wisata di tahun 2015. Hal ini disampaikan dalam acara jumpa pers akhir tahun Kementrian Pariwisata, pada
![]()
Provinsi Nusa Tenggara Barat meluncurkan branding Pesona Lombok Sumbawa dan Kalender Event 2016. Peluncuran ini diadakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor
![]()
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan penghargaan CIPTA Award pada hari Selasa, 8 Desember 2015. Penghargaan ini ditujukan kepada para pengelola (individu, kelompok, maupun organisasi)
![]()
Untuk meningkatkan kemudahan investor dalam berinvestasi di Indonesia, perlu dilakukan perubahan sistem perijinan, termasuk dalam sektor pariwisata. Perubahan tersebut terlah terjadi dari sistem perijinan menjadi
![]()
Menindaklanjuti kunjungan Menteri Pariwisata ke Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, Banten, pada tanggal 27 November 2015, maka diadakan rapat kerja teknis oleh Kementrian Pariwisata bersama
![]()
Kementrian Pariwisata menggelar rapat koordinasi perguruan tinggi se-Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan pariwisata. Rakor ini berlangsung di Merlyn Park Hotel Jakarta, 23 – 25 November 2015.
![]()
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan penghargaan “Anugerah Pesona Bahari” 2015 kepada sejumlah wartawan. Mereka adalah pemenang lomba menulis wisata bahari memperebutkan Piala Menteri Pariwisata
![]()
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan lima Pemerintahan Provinsi (Pemprov) se-Kalimantan; Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan kembali menyelenggarakan pameran pariwisata